Langsung ke konten utama

Kota Tua Ibu Kota Saat Ini

     

     Kota Tua Jakarta, siapa yang tidak mengetahui nya. Saya sendiri suka sekali dengan wisata yang bernuansa Heritage Masa penjajahan jaman dahulu. Wisata yang sangat kental dengan Sejarah nya. Kali ini saya berkesempatan datang mengunjungi Kota Tua Jakarta yang dulu nya di kenal dengan Oud Batavia. Tempat ini juga sering di juluki Permata Asia dan Ratu dari Timur pada abad ke 16 oleh para pelayar Eropa terdahulu. Lokasi ini juga menjadi pusat perdagangan pada jaman dahulu karena lokasi nya strategis dengan sumber daya yang melimpah. 

Museum Fatahillah


     Bangunan ini dulu nya merupakan Balai Kota Batavia, bangunan ini menyerupai Istana Dam di Amsterdam. Dan pada tangga 30 Maret 1974 bangunan ini di resmikan oleh Bapak Ali Sadikin Sebagai Bangunan Museum Sejarah Jakarta


Toko Merah


     Toko Merah Ini, bangunan ini terletak di tepian Barat Kali Besar. Dulu nya Bangunan yang khas berwarna merah ini adalah kediaman beberapa gubernur salah satu nya adalah Gustaf Willem Baron Van Imhoff. Dan tidak hanya itu bngunan ini juga pernah di gunakan sebagai Kampus, Asrama Académie de Marine ( Akademi angkatan Laut ), serta Hotel Untuk para pejabat. Wikipedia Toko Merah juga mencatat Bangunan ini di sebut Toko merah karena dulu juga bangunan ini berfungsi sebagai Toko yang dimiliki oleh orang Tionghoa bernama Oe Liawu Kong sejak pertengahan abad ke 19.


Jembatan Kota Intan


     Jembatan Kota intan dibangun pada tahun 1628 oleh pemerintah Vereeningde Oostindische Compagnie atau VOC. Jembatan Kota Intan ini merupakan jembatan gantung, seperti jembatan-jembatan besar lain yang juga di gantung di negri asalnya VOC, yaitu Belanda. Pada jaman dahulu jembatan ini juga bisa terbuka ditengah-tengah jembatannya tujuan nya, agar Kapal-kapal bisa melewati sungai di bawah nya. 


Kanal Kali Besar Kota Tua


     Kali Besar Kota Tua Jakarta, saat ini sudah selesai di Revitalisasi saat ini Kali Besar Kota Tua Jakarta nampak instagenik bak kanal Venesia di Italia. Pemandangan nya menjadi luar biasa, dan tempat ini cocok di jadikan spot foto yang menarik. Terlebih lagi hiasan taman dan ornamen nya persis seperti di luar negri. Jika teman-teman berkunjung malam hari, tempat ini juga sangat bagus dan lebih romantis lagi. 


Jadi bagai mana teman-teman, wisata sejarah tidak terlalu membosankan juga kan? Selain kita dapat melihat peninggalan sejarah Bangsa Indonesia sedikit demi sedikit kita juga memahami bagaimana sejarah Bangsa ini terbentuk. Cinta Indonesia berarti kita juga Mencintai dan memahami sejarang Negri kita Sendiri. 




Sejarah adalah seni bernostalgia, dan dari sejarah yang kita semua lewati. Saat ini kita semua dapat memulai satu Negara baru yang Bernama Bangsa Indonesia
 ~ Anggi Viana Rissa ~
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wesja, wedangan Khas Masakan Jawa

Halaman Wesja Setiap kota selalu punya cara untuk menghidupkan kenangan. Di Solo, salah satu cara itu saya temukan di Wesja Solo — sebuah wedangan di Solo dengan cita rasa masakan Jawa yang membawa saya pada suasana tempo dulu. Terletak di kawasan Kampung Batik Kauman, Wesja Solo bukan sekadar tempat makan. Ia adalah ruang untuk duduk lebih lama, menikmati percakapan, dan meresapi rasa yang sederhana namun penuh makna. Jika teman-teman ingin menikmati Kulineran dengan makanan dan Vibes Tempat makan yang identik dengan Kuliner Jawa tempo dulu. Saya akan merekomendasikan tempat ini. Tempat ini juga mudah di akses menggunakan motor. Lokasi   Bagian dalam Wesja   Wesja Solo  berada di kawasan strategis Solo, dekat dengan pusat kota dan area heritage. Aksesnya mudah, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun ojek online. Berada di Kampung Batik Kauman, Solo Lokasinya yang berada di kawasan batik membuat pengalaman kuliner di sini terasa semakin autentik. Wesja Solo memiliki me...

Lokananta, Galeri musik Indonesia

Museum Lokananta, adalah galeri musik yang berada di Kota Solo, wisata ini memiliki sejarah permusikan yang dulu nya tempat ini terbatas untuk umum kemudian di lakukan revitalisasi, dan di buka kembali untuk masyarakat umum. Dulunya saat masih beroprasi galeri ini merupakan pabrik piringan hitam dan perusahaan rekaman di Indonesia. Alamat Lokananta dan Jam Buka Galeri Lokananta berada di Jl. A. Yani No.379 A, Kerten, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Utuk hari dan jam berkunjung ke Galeri Lokananta bisa di lakukan pada hari Rabu - Senin di jam 10.00 WIB sampai jam 16.00 WIB. Dan pada hari Selasa Galeri ini tutup. Untuk waktu reservasi kunjungan hanya di batasi 3 sesi. Untuk sesi 1 jam 10.00 WIB, untuk sesi 2 jam 12.00 WIB, dan untuk sesi 3 jam 14.00 WIB. Cara Masuk Galeri Di kerenakan hanya ada sedikit sesi kunjungan di galeri ini, maka pengunjung di haruskan untuk membuat reservasi terlebih dahulu. Pengunjung bisa Mengunjungi Instagram resmi Lokananta @lokanantabloc kemudian ...

Bhisa Travel dari Garut menuju bandara BIJB

Garut Bingung saat berada di daerah Garut dan akan pergi menggunakan Pesawat. Pengalaman ini pernah saya alami saat berada di Garut dan berniat pulang ke Bali. Saya berfikir lebih murah dan efisien mana saat itu. Kalau saya memulai perjalanan dari Garut dan harus terbang dari halim, tiket pesawat yang saya beli lebih mahal dan itu belum biaya travel untuk ke Halim. Bahkan jika saya memilih terbang melalui Bandara Soekarno Hatta biaya pesawat memang sedikit lebih murah tapi biaya yang lain nya akan sama saja menurut saya, dan jarak nya pun terlalu jauh menurut saya. Akhirnya saya mencari alternatif lain dan menemukan Travel yang benar-benar membantu saya.  BHISA Foto saya Ambil dari Google. Salah satu unit Bhisa Travel ini adalah travel yang pertama kali keluar saat saya sedang mencari-cari alternatif lain saat itu. Travel Bhisa juga adalah travel yang saya gunakan saat saya pergi ke Garut sebelum nya. Ternyata Bhisa menyedialan rute perjalanan dari Garut ke Bandara BIJB. Saya memut...