Langsung ke konten utama

Wesja, wedangan Khas Masakan Jawa

Halaman Wesja

Setiap kota selalu punya cara untuk menghidupkan kenangan. Di Solo, salah satu cara itu saya temukan di Wesja Solo — sebuah wedangan di Solo dengan cita rasa masakan Jawa yang membawa saya pada suasana tempo dulu.

Terletak di kawasan Kampung Batik Kauman, Wesja Solo bukan sekadar tempat makan. Ia adalah ruang untuk duduk lebih lama, menikmati percakapan, dan meresapi rasa yang sederhana namun penuh makna. Jika teman-teman ingin menikmati Kulineran dengan makanan dan Vibes Tempat makan yang identik dengan Kuliner Jawa tempo dulu. Saya akan merekomendasikan tempat ini. Tempat ini juga mudah di akses menggunakan motor.


Lokasi 


Bagian dalam Wesja 

Wesja Solo  berada di kawasan strategis Solo, dekat dengan pusat kota dan area heritage. Aksesnya mudah, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun ojek online. Berada di Kampung Batik Kauman, Solo

Lokasinya yang berada di kawasan batik membuat pengalaman kuliner di sini terasa semakin autentik.

Wesja Solo memiliki menu kuliner solo tempo dulu, Wesja Solo menghadirkan konsep prasmanan, di mana pengunjung dapat mengambil sendiri menu makanan khas Jawa yang tersedia. 

Sebagai wedangan khas Jawa, menu yang ditawarkan cukup beragam. Mulai dari:

  • Nasi dengan lauk tradisional Jawa
  • Aneka gorengan
  • Wedang tradisional
  • Hidangan rumahan khas Solo

Cita rasanya cenderung ringan, hangat, dan comforting — seperti masakan rumah yang selalu dirindukan.

Harga makanan di Wesja tergolong ramah di kantong. Cocok untuk mahasiswa, keluarga, maupun wisatawan yang ingin menikmati kuliner Solo tanpa perlu budget besar.

Sayang nya saat saya datang kesana belum semua makanan yang di sediakan di keluarkan karna Wesja Solo baru saja buka dan saya berlibur ke Kota Solo pada saat bulan puasa.


Fasilitas dan Interior


Hiasan di dalam Wesja 

Interior Wesja mengusung konsep tradisional dengan sentuhan kayu dan ornamen khas Jawa. Pencahayaannya hangat, cocok untuk makan santai bersama keluarga atau teman.

Suasana yang tenang membuat tempat ini bukan hanya tentang makan, tapi tentang menikmati waktu. 

Fasilitas di tempat ini juga cukup memadai, ada toilet, dan ada parkir motor yang cukup, hanya saja untuk parkir mobil sangat terbatas. Lokasi nya juga sangat bagus untuk di abadikan di kamera karena kawasan ini masuk ke dalam Kampung Batik Kauman. Tempat ini pun memiliki Toko Baju batik yang bisa teman-teman beli untuk di jadikan oleh-oleh.


Kenapa layak di kunjungi?


Hiasan rantang, teko, dan cangkir

✔ Cocok untuk pencinta kuliner Jawa.

✔ Lokasi strategis di kawasan heritage.

✔ Suasana tradisional yang nyaman.

✔ Harga terjangkau.

Sebagai salah satu wedangan di Solo yang menawarkan konsep tradisional dan menu prasmanan khas Jawa, Wesja Solo menjadi pilihan tepat untuk menikmati kuliner Solo tempo dulu dengan suasana yang autentik.

Bagi saya, Wesja Solo bukan hanya soal rasa. Tapi tentang bagaimana sebuah tempat mampu menghadirkan ketenangan dalam kesederhanaan. Bangunan khas Jawa sangat kental di tempat ini, segala hiasan yang berada di tempat makan ini pun di sesuaikan dengan yang biasa dapat di jumapai di rumah Jawa. Tentunya makanan disini juga sangat enak dan pasti akan cocok di lidah orang Indonesia dan juga lidah jawa tentunya. 

Jadi Jika kamu sedang mencari wedangan di Solo dengan suasana tempo dulu dan menu masakan Jawa yang autentik, Wesja Solo bisa menjadi pilihan yang tepat.

Karena kadang, perjalanan terbaik bukan tentang seberapa jauh kita pergi. Tapi tentang seberapa dalam kita menikmati rasa dan cerita di setiap tempat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lokananta, Galeri musik Indonesia

Museum Lokananta, adalah galeri musik yang berada di Kota Solo, wisata ini memiliki sejarah permusikan yang dulu nya tempat ini terbatas untuk umum kemudian di lakukan revitalisasi, dan di buka kembali untuk masyarakat umum. Dulunya saat masih beroprasi galeri ini merupakan pabrik piringan hitam dan perusahaan rekaman di Indonesia. Alamat Lokananta dan Jam Buka Galeri Lokananta berada di Jl. A. Yani No.379 A, Kerten, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Utuk hari dan jam berkunjung ke Galeri Lokananta bisa di lakukan pada hari Rabu - Senin di jam 10.00 WIB sampai jam 16.00 WIB. Dan pada hari Selasa Galeri ini tutup. Untuk waktu reservasi kunjungan hanya di batasi 3 sesi. Untuk sesi 1 jam 10.00 WIB, untuk sesi 2 jam 12.00 WIB, dan untuk sesi 3 jam 14.00 WIB. Cara Masuk Galeri Di kerenakan hanya ada sedikit sesi kunjungan di galeri ini, maka pengunjung di haruskan untuk membuat reservasi terlebih dahulu. Pengunjung bisa Mengunjungi Instagram resmi Lokananta @lokanantabloc kemudian ...

Gedung Djoeang 45 Solo

Monumen Laskar Putri Surakarta Gedung Djoeang 45 adalah salah satu bangunan bersejarah di Indonesia. Pembangunan nya di mulai saat Pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1876 dan selesai di bangun di tahun 1880. Dan Saat ini menjadi Bangunan Cagar Budaya di Kota Solo. Bangunan ini juga memiliki monumen di halaman depan dan monumen itu bernama Monumen Laskar Putri Surakarta, monumen itu di buat untuk mengenang peran wanita dalam perjuangan kemerdekaan khususnya dalam serangan 4 hari di tahun 1945. Gedung Djoeang 45 sisi kiri Alamat dan jam buka Halaman depan Gedung Djoeang 45 Gedung Djoeang 45 berada di Jl. Kapten Mulyadi No.113, Kedung Lumbu, Pasar kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Jam buka dari Gedung Djoeang 45 ini di jam 17.00 - 00.00 WIB. Gedung Djoeamg 45 sisi kanan  Tiket masuk Area Dekat Gelatoku Untuk dapat masuk ke Gedung Djoeang 45 ini teman- teman cukup memesan Gelato yang ada di Bagian dalam, gelato nya bernama Gelatoku, rasanya enak, harga nya murah, dan bisa teman-...

Masjid Raya Seikh Zayed Solo

Masjid Raya Seikh Zayed Berkunjung ke Kota Solo tidak hanya bisa menemukan bangunan peninggalan Belanda yang menjadi Ikonik Kota Solo atau museum musik Lokananta Galeri Musik Indonesia  yang menjadi Museum Perekaman pertama di Indonesia, tapi ada juga masjid yang besar dan cantik yang berada di Solo. Masjid ini bernama Masjid Raya Seikh Zayed yang kabarnya Masjid Raya Seikh Zayed ini adalah merupakan simbol Persahabatan antara Negara Indonesia dan Uni Emirat Arab. Masjid Raya Seikh Zayed ini juga merupakan replika dari Bangunan aslinya yang bernama Seikh Zayed Grand Mosque. Masjid Raya Seikh Zayed ini memiliki bangunan yang sangat luas dan bangunan nya memiliki arsitektur yang sangat bagus sekali.  Alamat dan Aturan Berkunjung Masjid Raya Seikh Zayed Masjid Raya Seikh Zayed ini lokasinya sangat setrategis dan berada di pinggir jalan. Jika teman-teman ingin berkunjung, silahkan datang ke alamat  Jl. Ahmad Yani No.128 Gilingan, Kecamatan Banjar Sari, kota Surakarta, Jawa T...